Indra Sutriadi Pipii's Blog

Do More With GNU/Linux and FOSS - Use The Battery

HSW: Bagaimana Seandainya Rem Mobil Tidak Bekerja?

Posted on Apr 15, 2007
Pada suatu hari kamu sedang mengendarai mobil di jalan bebas hambatan atau jalur tol. Saat akan keluar jalan tol, kamu menginjak rem, tetapi rem tidak bekerja. Seberapa pun kerasnya kamu menginjak rem, laju mobil tetap kencang dan tidak berubah. Apa yang akan kamu lakukan?
Ketika menginjak pedal rem mobil-mobil masa kini, kamu mendorong pistonnya. Piston itu mendorong minyak rem di dalam silinder master dan memacu cairan dalam rem. Cairan itu akan mengalir melalui pipa tipis yang disebut pipa rem ke arah piston di setiap roda. Piston kemudian bekerja dengan menekan bantalan rem. Bantalan rem kemudian menekan cakram atau teromol untuk menghentikan lajunya mobil.

Jika kamu kehabisan minyak rem atau jika seseorang memotong pipa minyak rem, maka tidak ada reaksi apa pun ketika kamu menginjak pedal rem. Hal pertama yang harus kamu lakukan jika mengalami situasi rem blong adalah mencoba untuk memompa rem. Jika saluran rem bocor (bukan dipotong tentunya), kamu mungkin dapat memompa cairan ke dalam sistem rem untuk mengendalikan mobil.

Langkah berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah mencoba rem darurat. Kamu melakukan langkah ini jika keadaan sungguh-sungguh darurat! Jika seseorang memotong saluran rem, ia mungkin cukup pandai pula memotong kabel untuk rem darurat. Katakanlah rem darurat tidak berfungsi pula.

Jadi, sekarang kamu sungguh-sungguh menghadapi suatu masalah. Hal selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah dengan transmisi. Kamu dapat menurunkan gigi persneling dan menggunakan mesing untuk mengerem. Banyak orang yang menggunakan cara ini sebagai kebiasaan. cara ini juga bekerja dengan baik pada mobil dengan transmisi otomatis. Ganti persneling ke gigi yang lebih rendah, tunggu sampai kecepatan mobil menurun. Kemudian, gantilah dengan persneling ke gigi yang lebih rendah lagi. Jika ada media berumput, kamu dapat melintasi daerah tersebut untuk membantu proses pengereman. Permukaan rumput dan tanah yang tidak rata akan memberikan sedikit hambatan dan dapat memperlambat laju mobil.

Walaupun sudah melakukan semua hal tersebut, sepertinya kamu tetap akan menabrak sesuatu sebelum mobil berhenti, berfikirah secara cepat dan tepat. Buatlah pilihan, apakah kamu akan melaju menuju benda keras, misalnya jembatan tiang beton yang padat, atau pagar jalan. Pilihlah cara yang memberimu kemudahan. JIka kamu dapat mengurangi kecepatan dengan memepetkan mobil dengan tembok atau pagar, itu ide yang bagus. Jika kamu mendekatkan mobil ke tanggul yang menanjak, langkah tersebut juga sangat membantu.

Dengan kata lain, jika kamu memiliki waktu untuk menyelamatkan mobil dengan cara tidak merusak. seperti menggunakan transmisi atau dengan sebuah tanggul, maka gunakanlah cara itu. Jika kamu tetap tidak dapat menyelamatkan mobil, selamatkanlah dirimu sendiri. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan untuk menghindari tabrakan dengan melompat ke sesuatu benda yang lunak atua dengan menyerempetkan sesuatu. Jika itu tetap saja gagal, bersikaplah santai dan semoga kantung udara mobilmu akan membantu keselamatan jiwa mu!

Link to This | Back to top



Created with ShoutPost

Blogroll

Archives